Internationalized Domain Name (IDN)

Umumnya standar Domain Name System (DNS) memungkinkan pendaftaran nama domain yang hanya mengandung karakter ASCII  (26 huruf alfabet latin/A-Z), angka (0-9), dan sebuah karakter penghubung. Dengan maksimal total 37 karakter untuk sebuah domain.

Namun, seiring meningkatnya jumlah pengguna yang menggunakan bahasa selain latin, maka diputuskan untuk memperkenalkan pendaftaran domain Unicode yang menyertakan karakter dari seluruh alfabet nasional. Yang hasilnya muncul banyak nama-nama domain multibahasa atau Internationalized Domain Name (IDN).

Punycode merupakan metode berstandar untuk mengubah karakter Unicode menjadi ASCII yang didukung dengan infrastruktur DNS. Jadi, domain IDN setelah diubah tidak akan membingungkan terhadap domain biasa (regular). Seluruh domain IDN dimulai dengan awalan spesial “xn—“. Contoh, domain “münich.com” akan diubah menjadi “mnich-kva.com”. Dan jika menggunakan Punycode akan menjadi xn—mnich-kva.com.

Domain diubah dengan Punycode dan sebaliknya di sisi browser, jadi saat Anda memasukan sebuah domain IDN pada address bar, browser akan mengubah sendirinya domain tersebut untuk berinteraksi dengan DNS.

  • domain name, idn, internationalized domain name, punycode
  • 0 Pengguna menemukan yang bermanfaat ini
Apakah ini sangat membantu?

Artikel terkait

Algoritma Hash SHA

Jika Anda sudah paham mengenai hash algorithm, saatnya Anda mengetahui bagaimana cara kerja hash...

Algoritma Kriptografi Enkripsi

Kita sudah mengenal dua jenis enkripsi; simetris dan asimetris. Namun, apakah algoritma...

Apa itu Sertifikat SSL/TLS?

Istilah SSL dan TLS memiliki arti berbeda namun dengan tujuan fungsi sama sebagai keamanan...

Bagaimana Cara untuk Mengetahui Website yang Menggunakan Sertifikat SSL/TLS?

Saat sebuah browser melakukan koneksi terhadap website yang sudah dipasang sertifikat, browser...

Certificate Revocation List (CRL)

Certificate Revocation List (CRL) merupakan kumpulan daftar sertifikat digital yang sudah dicabut...